GANGGUAN DI LANTAI 2

Posted by HIPGABI DKI Ibnu Hajar Selasa, 10 November 2009, under | 1 komentar
Kejadian ini saya alami ketika saya sedang menempuh pendidkan di keperawatan pada tahun 1995. Tepatnya ketika saya sedang praktek disebuah Rumah Sakit TNI di Jakarta.

Waktu tepat jam 9 malam saya tiba diruangan dimana saya akan mendapatkan pengalaman bagaimana cara melakukan tindakan keperawatan yang benar sesuai dengan teori yang saya dapat dipendidikan.

Setelah bagi – bagi tugas yang dilakukan oleh perawat senior. Semua siswa yang praktek malam itu segera melakukan tugas masing – masing yang telah diberikan tadi. Saya mendapat tugas tambahan yaitu membuat “Medical Record” atau biasa disebut sensus harian pasien yang dirawat inap diruangan tersebut. Biasanya Medical record akan dibel setiap jam 12 malam oleh petugas jaga keseluruh ruangan rawat inap.

Setelah selesai membuat medical record saya merasakan kantuk yang luar biasa sehingga tanpa sadar saya pun tertidur di kounter perawat dengan posisi sambil terduduk. Mungkin karena senior saya pengertian kalau sekolah perawat itu padat dengan belajar dan praktek ,makanya saya tidak dibangunkan. Apalagi hari itu saya selesai belajar sampai jam 6 sore dan jam 9 malam sudah harus tiba di rumah sakit.

Tepat jam 12 malam airphone ruangan berbunyi sangat keras, maklum pesawat telponnya buatan zaman dulu yang bunyi nyaring sekali. Langsung saya angkat airphone tersebut dengan sedikit terkejut dengan bunyinya. Saya jelaskan jumlah pasiennya sampai malam ini, serta pasien – pasien yang pulang.

Setelah selesai menjelaskan medical record saya baru tersadar bahwa sudah tidak ada siswa – siswa yang lain, kecuali saya. Karena tidak ada orang dan kebetulan malam itu pasiennya sedang tenang ( Tidak kritis ) saya mencari tempat untuk memejamkan mata.

Saya duduk dikursi yang tepat dibelakangnya kamar pasien yang sudah pulang dan lampunya dimatikan. Ketika saya memejamkan mata dan sempat mau terlelap, tiba – tiba kaki saya ada yang menggelitik dengan jari – jari dan saya merasakan geli dibuatnya. Saya buka mata tapi tidak melihat ada orang yang iseng dengan saya. Lalu saya pejamkan mata lagi . Lagi – lagi jari – jari itu menggelitik kaki saya, lalu saya buka mata lagi tapi mata saya tidak melihat apa – apa. Akhirnya karena takut saya tendang – tendang kearah depan dimana jari – jari tersebut masih menggelitik saya. Anehnya saya merasakan bahwa ketika menendang kaki saya mengenai sesuatu seperti bagian perut yang berbulu. Karena merasa tendangan saya mengenai sasaran sambil memejamkan mata saya terus menendang yang pada akhirnya mungkin membuat dia marah, lalu dia ( hantu )mencengkeram kemaluan saya dengan kuat yang membuat saya menjadi kesakitan dan ketakutan, tapi saya tidak dapat berteriak, lidah saya kelu. Sampai akhirnya saya mencoba membaca ayat – ayat alquran dalam hati yang saya bisa dan saya belum berani membuka mata.

Tiba – tiba datang kakak kelas saya yang kebetulan praktek seruangan dengan saya. Dia bercerita kalau dia digunduli kepalanya oleh seseorang ketika tertidur dikamar ganti perawat. Lalu saya pun bercerita tentang kejadian yang baru saya alami. Dan kami memutuskan untuk shalat subuh dimasjid yang kebetulan disamping ruangan tersebut.

Teman – teman dimanapun kita berada pasti ada alam lain, alam yang tidak kasat mata, alam lain yang belum tentu bersahabat, alam lain yang kadang membuat bulu kuduk berdiri, membuat jantung bertdebar – debar. Namun netralisirlah ketakutan tersebut dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT,

Semoga ada hikmahnya dan kita diberikan kekuatan oleh Allah SWT bila mengalaminya, amien.


One Response to "GANGGUAN DI LANTAI 2"

  1. javabis99 | Bisnis Online n Hobby Blog Says:

    wedew. serem amat tuh tempat yah. thanks horrornya.

terima kasih atas komentarnya, mohon maaf bila belum membalas komentarnya